Rabu, 11 Maret 2015

Iman Kepada Nikmat dan Siksa Kubur ----Selingan II---



Seusai di tanya dengan tiga pertanyaan, ruh orang Mukmin akan mendapatkan nikmat kubur. Seperti diluaskan kuburnya sejauh mata memandang, dibukakan pintu Surga baginya sehingga  bisa melihat al-jannah, ditemani oleh amal kebaikannya yang dijadikan oleh Allah sebagai orang yang rupawan, dan sebagainya.



sedangkan ruh orang kafir maka ia akan mendapatkan siksa kubur sebelum mendapatkan siksa di neraka. Sebagai contoh adalah firman Allah Subhanahu wata'ala tentang Fir'aun - Lakanatullah'alaihi- :
"Kepada mereka ditipakkan neraka pada pagi dan petang, dan pada hari terjadinya kiamat. (dikatakan kepada Malaikat) : 'Masukkanlah Fir'aun dan kaumnya ke dalam adzab yang sangat keras" (QS. Ghafir : 46)

Siksa kubur yang ditimpakan kepada Fir'aun adalah jenis siksa kubur yang akan terus ditimpakan kepadanya hingga hari kiamat.



Siksa kubur ada juga yang tidak selamanya ditimpakan kepada penghuninya. Akan tetapi ditimpakan hanya dalam jangka waktu tertentu karena dosa yang ia lakukan, kemudia siksa itu akan diringankan atau di hentikan karena doa dan shadaqah orang yang msih hidup, atau sebab-sebab lain yang bermanfaat. Siksa ini ditimpakan di timpakan kepada orang muslim yang berdosa. (Risalah fii Usus al-'Aqidah)

Oleh karena itu Rasululloh Sholallohu 'alaihi wassalaam memerintahkan kita untuk berlindung dari siksa kubur. Beliau bersabda :
(yang artinya) :
"Berlindunglah kalian dari siksa kubur." HR. Muslim


Bagi Orang-orang yang beriman,  keyakinan terhadap hari akhir akan di jadikan sebagai penghibur atas perkara dunia yang luput darinya.

Sumber : ( IMAN KEPADA HARI AKHIR - Fathul Mujib) diterbitkan oleh Hikmah anak Sholih

Pembahasan selanjutnya :
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar